Biography

KunoKini adalah sebuah grup perkusi eksperimental yang terbentuk di Jakarta pada tahun 2003. Mengawali karirnya dengan terlibat sebagai pengiring tari untuk Indonesia dalam Festival Folklore di Wismar, Jerman. KunoKini terlahir sebagai sebuah bentuk spontanitas akan antusiasme sekaligus alternatif kebosanan terhadap musik yang semakin hari terdengar semakin seragam, yang pada akhirnya diteruskan hingga saat ini dengan memberikan sebuah warna yang berbeda.

KunoKini merupakan penggabungan dua kata yang sangat kontras. "Kuno" berarti tradisional dan "Kini" mewakili zaman sekarang. Kedua kata ini yang mereka anggap mewakili musik maupun filosofi yang mendasari KunoKini itu sendiri. Menggunakan alat-alat tradisional baik dari dalam maupun luar Indonesia yang berbaur secara harmonis dengan pengaruh musik-musik tanpa meninggalkan akar budaya Indonesia.

"Kelompok yang berdiri sejak 2003 silam dan sudah tampil dalam berbagai pentas termasuk di berbagai acara di Australia ini diisi oleh empat anak muda dengan latar belakan musik yang berlainan. Ada yang sudah mengenal musik tradisional sejak kecil dan ada yang baru mengenal dalam tempo singkat. Tapi, rata-rata dari personilnya menyukai berbagai kelompok musik jazz, pop dan rock dunia. Ini adalah perpaduan yang pas, tidak menolak salah satu aliran dalam bermusik namun meyerap semua energi musikalits sehingga memberi warna baru."
Imam Firdaus- FORUM Keadilan 14/04/2008

Melalui musiknya, KunoKini mencoba untuk melestarikan kebudayaan Indonesia dengan cara mereka sendiri. Dengan mdia tradisional yang disampaikan menggunakan bahas anak sekarang, KunoKini ingin merubah cara berpikir anak muda yang kebanyakan (masih) menganggap bahwa musik tradisi itu membosankan. Hal ini secara gamblang mereka sampaikan dalam lirik-lirik yang diiringi musikkental akan tradisi maupun eksperimentasi campuran berbagai jenis musik trend zaman sekarang.

Musik mreka merupakan hasil dari peleburan emosi serta getaran keempat personil yang memiliki jiwa muda, digabungkan dalam penciptaan karya yang secara tidak langsung terbentuk oleh iklim perkotaan yang keras. Sebagian besar lagu KunoKini tak lepas dari pada kehidupan pada umumnya yaitu, cinta, kekerasan, sosial dan lain-lain. Namun, semua coba digambarkan secara eksplisit sebagai bentuk protes terhadap realita yang ada melalui kacamata KunoKini.

KunoKini adalah sebuah semangat. Semangat membagun. Semangat melestarikan. Semangat memiliki. Budaya tradisi Indonesia yang kian hari kian hilang.

MERDEKA!!